APITAN ( Sedekah Bumi / Selamatan Desa ) di Desa Bolo Kecamatan Demak Kabupaten Demak

Tradisi adalah sebuah kebiasaan yang sudah ada sejak dahulu yang masih dihormati sekaligus masih dilaksanakan sampai saat ini. Salah satunya adalah Tradisi Apitan di Demak khususnya di Desa Bolo.

Apitan ( sedekah bumi / selamatan desa ) adalah Tradisi tahunan yang dilakukan oleh masyarakat Demak khususnya di desa Bolo, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. Apitan ini sudah ada dari dulu, tradisi ini diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur atas apa yang telah diberikan Tuhan YME. Jika di daerah lain mungkin namanya adalah Sedekah Bumi / Selamatan Desa, tetapi di Demak khususnya di Desa Bolo ini masyarakat sekitar biasa menyebutnya Tradisi Apitan, hal itu dikarenakan waktu pelaksanaan tradisi ini adalah bulan Apit jika dalam kalender Jawa.

Dalam Tradisi Apitan tahun ini diagendakan pada hari Rabu tanggal 8 Agustus 2018 mempertunjukan pagelaran wayang kulit siang – malam didalangi oleh Ki Tantut Sutanto, semoga dengan adanya pagelaran wayang kulit ini warga desa bisa terhibur, serta dapat mengenalkan kepada anak-anak tentang budaya kesenian yang dimiliki orang jawa yaitu Wayang Kulit.

Acara Apitan untuk tahun ini dilaksankan di halaman / di depan rumah Bapak H. WIKNYO UTOMO selaku Kepala Desa Bolo, dalam Upacara Apitan ini memerlukan beberapa peralatan, diantaranya : sesaji berupa nasi dan ingkung, lauk pauk, jajan pasar, tikar dari pandan, kipas anyam/ilir, ani-ani, kendhi kecil, kendhil kecil berisi beras dan uang receh, telur ayam kampung, sisir, kaca pengilon, dll. Itu merupakan sesaji untuk selamatan desanya. Lalu sesaji untuk pagelaran wayang kulitnya berupa tebu 2 batang (ditaruh sebelah kanan dan kiri), Padi tetapi yang masih ada batangnya sebanyak 2 ikat (ditaruh sebelah kanan dan kiri), kelapa 4 biji (sepasang untuk kanan wayang, sepasang lagi untuk kiri wayang), cemeti/pecut, dll. Itu tadi untuk sesajinya. Selanjutnya peralatan yang digunakan untuk pagelaran wayang kulit tentunya ada seperangkat Wayang, seperangkat Gamelan, dll yang merupakan peralatan untuk pagelaran wayang seperti umumnya.

Semoga acara Apitan di Desa Bolo tahun ini berjalan dengan lancar, aman serta berkah bagi masyarakat Desa. Amin………….

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan