NASMOCO PEDULI DESA LAWAN COVID 19

Hadirnya pandemi COVID-19 telah membawa perubahan terhadap dunia dengan berbagai tantangan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Di Indonesia, COVID-19 Hingga saat ini telah menjangkiti lebih dari 4,07 juta orang sejak kasus pertama diumumkan pada bulan Maret 2020, & setidaknya 132.000 orang telah meninggal dunia, data ini deliperoleh dari Our World in Data & JHU CSSE COVID-19 Data.

Namun, upaya untuk menghambat penyebaran virus COVID-19 telah menghambat kegiatan perekonomian dan dampaknya terhadap tingkat kesejahteraan sosial semakin dirasakan masyarakat. Setelah menunjukkan pencapaian penurunan kemiskinan beberapa tahun belakangan ini, tingkat kemiskinan kembali meningkat setelah pandemi COVID-19 . Satu dari 10 orang di Indonesia hari ini hidup di bawah garis kemiskinan nasional. Tingkat kemiskinan anak juga dapat meningkat secara signifikan. Dampak negatif terhadap keadaan sosial-ekonomi dari pandemi bisa menjadi jauh lebih buruk tanpa adanya bantuan sosial dari pemerintah.

Pemerintah telah menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat untuk mengurangi dampak sosial & ekonomi. Tak hanya Pemerintah, Pihak Perusahaan Swasta ( PT. NASMOCO DEMAK ) juga ikut menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako & Masker kepada masyarakat di Desa Bolo yang terdampak Pandemi COVID 19, pada Hari Sabtu kemarin 28 Agustus 2021.

Pihak Pemerintah Desa Bolo menyambut baik dan berterimakasih atas bantuan sosial berupa paket sembako & Masker dari PT. NASMOCO DEMAK yang akan diberikan kepada masyarakat Desa Bolo, karena dengan adanya Bantuan sosial ini, masyarakat Desa Bolo yang terdampak Pandemi COVID 19 yang belum tercover bantuan sosial dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah bisa mendapatkan bantuan sosial berupa paket sembako.

Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Kepala Staf/karyawan PT. NASMOCO DEMAK , Kepala Desa Bolo beserta perangkatnya dan KPM ( Keluarga Penerima Manfa’at ) Bantuan Sosial Desa Bolo. Kegiatan ini berjalan dengan aman serta lancar dan sesuai dengan protokol kesehatan COVID 19.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan